PosRoha.com | Medan,
Cabang Olahraga (cabor) Wushu merupakan andalan bagi Sumatera Utara (Sumut) di pentas olahraga nasional saat ini butuh Padepokan. Sehingga, dengan adanya Padepokan (tempat berlatih khusus) Wushu akan memaksimalkan perolehan medali diajang PON XXI/2024 Aceh-Sumut mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pengprov WI Sumut Darsen Song, saat berbicara di Posko Publikasi PON XXI/2024 di kantor Disporasu kemarin.
Kendati demikian kata Darsen, Wushu tetap menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Sumut. Namun, hingga saat ini Wushu Sumut belum memiliki Padepokan (tempat berlatih khusus) termasuk menghadapi PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Kami bersyukur, sejak PON XVI/2004 Palembang hingga PON XX/2021 Papua ,” ujar Darsen Song.SE.MM didampingi Wakil Ketua I Harianto, Pelatih Nerry Agus Manullang dan Wasping dari KONI Sumut SR Hamonangan Panggabean.
Pada pertemuan yang dipandu moderator Jonny Siahaan dari Dispora Sumut, Darsen bersyukur dan berterimakasih kepada Master Supandi Kusuma karena sampai sekarang masih memberi lampu hijau bagi Pengprov WI Sumut yang dipimpinnya, meminjamkan dan memakai Padepokan pribadinya.
“Kalau berdasarkan prestasi, sepertinya wajarlah jika Wushu Sumut memiliki padepokan sendiri, sebagai legacy atau warisan maupun bukti sejarah, dan juga untuk pembinaan berkelanjutan di masa mendatang,” tegas Darsen.
“Pasca PON 2008, Wushu Sumut pernah mendapat hadiah mobil dari Pemprovsu. Dan mobil tersebut hingga kini masih digunakan. Disamping itu ada bonus bagi atlet berprestasi. Kalau penghargaan lain, dari Pemko Medan saat dipimpin Walikota Dzulmi Eldin, lokasi Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) yang dulunya Jalan Plaju menjadi Jalan Wushu,” jelas Darsen.
Kepengurusannya tetap bermimpi melanjutkan tradisi sebagai penyumbang medali terbanyak pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Adapun langkah langkah yang dilakukan guna mewujudkan hal tersebut, seusai PON XX/2021 Papua, atau mulai Januari 2022, wushu menerapkan pelatihan sentralisasi di Padepokan YKWI.
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, di PON XXI/2024, wushu tidak hanya mempertandingkan nomor taolu dan sanda, tetapi juga wing chun (wushu tradisional). Sesuai SK terbaru KONI Sumut, terhitung Juli tercatat ada 32 atlet Wushu tergabung dalam Pelatda (sanda putra 14, putri 6, taolu putra 7, putri 3 dan Wingchun 2 putra). Dari 32 atlet Pelatda Wushu, lima di antaranya saat ini berada di Pelatnas, yakni Harris Horatius dan Nicholas (taolu), Rosa Batrice Malau, Samuel Marbun dan Harry Brahmana (sanda).
“Untuk taolu, kita memang berharap Harris dan Nicholas bisa mempersembahkan medali emas. Di Wingchun kita juga menargetkan minimal meraih satu emas. Dan kita berharap kran medali emas lainnya mengalir dari wushu sanda,” jelas Darsen.
Begitupun, tambahnya, soal target medali, pihaknya tidak mau muluk-muluk. “Kalau target kami lima medali emas,” tambahnya dan dibenarkan Harianto, yang pada PON 2021 Papua menjadi Tim Manajer Wushu Sumut.Guna mememuhi target tersebut menurut Darsen tidak mudah. Karenanya masa persiapan yang tinggal satu tahun dua bulan ini dapat dilaksanakan maksimal.
Adapun beberapa prestasi yang diperoleh Wushu pada lima kali ikut pelaksanaan PON (tahun 2004 Palembang, 2008 Kaltim, 2012 Pekanbaru Riau, 2016 Jabar dan 2021 Papua) selalu menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Sumut.
Selain di PON, untuk event selevel Kejurnas, nama Sumut senantiasa berada di puncak, karena Wushu Sumut medio akhir 1990-an hingga jelang 2020-an kerap menjadi juara umum.Talenta wushu putra putri Sumut ternyata tidak sekadar diakui di level nasional, tetapi juga internasional.
Diawali oleh Jainab meraih medali perak Kejuaraan Dunia Wushu di Baltimore AS 1995 (saat wushu nasional baru berusia tiga tahun). Diikuti Lindswell, Juwita Niza Wazni dan Charles Sutanto (menjadi juara dunia). Meski segudang prestasi telah diukir Wushu Sumut buah pembinaan yang ditanamkan Master Supandi Kusuma yang juga Bapak Taiji Indonesia, namun apresiasi pemerintah terhadap cabor ini terkesan masih minim. (Pujianto).
More Stories
Pengkot PASI Medan Juara Umum Kejurda Atletik 2025
Reggy Siahaan Juara Turnamen Biliar Piala Walikota Medan
Reggy Alexander Juarai Piala Walikota Medan Turnamen POBSI