PosRoha.com | Medan, Usai sukses meraih 2 emas dan 4 perunggu pada PON 2024, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumatera Utara (Sumut) tetap terus berbenah diri dengan mencari bibit-bibit potensial untuk menjadi skuad tim cricket Sumut.
Saat ini ada 60 atlet mengikuti tes fisik sebagai ajang seleksi dan Pemantauan Fisik Atlet untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2025 di Bali yang digelar 18-30 Juli mendatang.
“Sesuai dengan program kerja Pengprov PCI Sumut dalam menghadapi Kejurnas 2025 di Bali. PCI Sumut melakukan tes fisik atlet menjelang Kejurnas Bali yang bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kondisi fisik atlet secara menyeluruh. Hasil tes ini akan menjadi dasar bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang efektif dan terarah guna meningkatkan performa atlet,” ujar pelatih cricket putra Sumut Indra Pipin Siregar didampingi pelatih cricket putri Sumut Anggun Amalia Sembiring usai tes fisik di Stadion Unimed, Rabu (2/7/2025).
Indra Pipin menambahkan untuk tes fisik ini diikuti sebanyak 60 atlet yang terdiri dari 39 atlet putra dan 21 putri. Mereka yang ikut tes fisik merupakan atlet pemula maupun mantan atlet PON 2024. Dalam penilaian siapa yang terbaik sesuai dengan kriteria akan lolos seleksi dan mengikuti pemusatan latihan menjelang persiapan menuju Kejurnas Bali.
Pipin menambahkan materi tes fisik yang diberikan kepada atlet antara lain v-sit dan reach, Shoulder dan wrist, stork balance test kanan dan kiri, grip strength kanan dan kiri, medicine ball, triple jump kanan dan kiri, lari 20 m, lari 300 m, core plank tes serta bleep tes.
Sementara Anggun Amalia Sembiring menjelaskan dengan dilaksanakannya tes oleh atlet secara maksimal, akan didapat data riil untuk penyusunan program latihan yang sesuai dan tepat. Muaranya sudah barang tentu, para atlet cricket Sumut akan berada pada kondisi terbaiknya (peak performance) pada saat tampil di akhir bulan Juli nanti.
“Tes fisik atlet cricket Sumut diadakan untuk mengukur kemampuan data awal atlet. Setelah data awal kondisi fisik atlet cricket, hasilnya akan dianalisis dan dievaluasi”, ujar Anggun.
Ia berharap semua atlet yang mengikuti tes fisik, hasilnya lebih bagus dari sebelumnya. Anggun meminta agar para atlet sungguh sungguh mengeluarkan kemampuan dan kekuatan fisiknya selama menjalani tes fisik.
“Kami berharap, dari tes fisik ini, para atlet terus ada peningkatan sehingga mampu menghasilkan prestasi hingga Kejurnas Bali 2025. Tes fisik ini juga sebagai ajang seleksi atlet memilih individu-individu dengan potensi terbaik untuk menjadi atlet. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk tes fisik, tes keterampilan, dan penilaian potensi,” sebutnya.
Ketua PCI Sumut Wangsa Amin melalui Sekum Abdul Hakim Siregar mengatakan pembinaan atlet cricket meliputi serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi atlet cricket, mulai dari pembentukan dasar hingga mencapai prestasi puncak. Ini mencakup pelatihan fisik, teknik, taktik, mental, dan juga manajemen atlet.
“Tes fisik yang digelar untuk mengetahui kemampuan fisik setiap atlet, dan menjadi penilaian untuk pemilihan atlet yabg akan berangkat Kejurnas di Bali pada akhir bulan Juli ini”, sebut Hakim.
Hakim menuturkan persaingan di kancah cricket di tanah air semakin ketat. Hal ini dikarenakan cricket semakin populer dan telah resmi masuk dalam Olimpiade 2028. Untuk menghadapi tantangan tersebut, cricket Sumut tidak hanya fokus pada latihan fisik dan teknik di lapangan.
PCI Sumut juga menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi strategi dan target latihan. “Dengan latihan yang intensif, strategi yang terukur, dan dukungan yang solid, tim cricket Sumut siap menghadapi persaingan ketat di Kejurnas Bali. Semoga tim cricket Sumut dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama Provisi Sumut”, harap Hakim. (Pujianto)
More Stories
Pengkot PASI Medan Juara Umum Kejurda Atletik 2025
Reggy Siahaan Juara Turnamen Biliar Piala Walikota Medan
Reggy Alexander Juarai Piala Walikota Medan Turnamen POBSI