PosRoha.com | Medan, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan terus memperkuat sinergi strategis dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan. Salah satunya dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Medan.
Kerja sama difokuskan kepada perkuatan akselerasi program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan nasional tahun 2026.
Sebagai instansi yang merangkap Sekretariat Satgas Percepatan Pelaksanaan MBG Kota Medan, DKP3 menyambut baik tawaran kerja sama, bahkan memberikan dukungan penuh bagi MAI Medan untuk berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat guna percepatan pembangunan daerah.
Kepala DKP3 Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, S.Sos., M.M., melalui Sekretaris DKP3 Kota Medan, Tondi Nasha Yusuf Nasution, S.T., M.T., menyatakan kesiapannya, termasuk untuk mempermudah jalur birokrasi bagi mitra yang ingin membuka dapur MBG.
“Saat ini sudah beroperasi sebanyak 102 dapur dari kebutuhan sekitar 250 dapur untuk wilayah Kota Medan sekitarnya. Pengurusan izin memang dilakukan secara online dengan estimasi 60 hari, namun jika ada mitra yang mengalami kendala lama, kami siap membantu percepatan melalui Satgas,” ujar Tondi dalam pertemuan bersama Ketua DPC MAI Medan, Suwarno, S.E., M.M., didampingi Sekretaris, Zullifkar AB, S.T., Bendahara, Said Ilham Assegaf, S.H., M.I.Kom., Kabid Hukum dan Advokasi, Andrean F. Situmorang, S.H., serta Wadan Satgas, Adi Syahputra.
Tondi mengatakan, selain fokus pada infrastruktur dapur, kerja sama ini diharapkan juga mencakup aspek lainnya. Seperti sektor lingkungan hidup yang berkaitan pengembangan hidroponik, maupun pemanfaatan lahan dalam skema urban farming di sekitar lokasi dapur MBG. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pangan mandiri yang melibatkan pemberdayaan masyarakat lokal.
Dalam pertemuan tersebut, Suwarno juga menawarkan kerja sama dalam kegiatan Rumah Pangan Murah (RPM) yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat dengan harga terjangkau, di samping membantu pemerintah kota menjaga inflasi lebih terkendali.
“Kegiatan RPM ini telah kita lakukan di 13 kecamatan, dan akan terus berkembang hingga 21 kecamatan dan 151 kelurahan. Apalagi dalam menyambut momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Kita harapkan bisa bermitra dengan DKP3 Kota Medan, terutama untuk distribusi komoditas strategis seperti minyak goreng, gula, dan beras SPHP,” urai Suwarno.
Namun Suwarno mengingatkan pentingnya koordinasi harga di lapangan. Ia menekankan agar penjualan komoditas murah dalam program RPM dilakukan dengan mempertimbangkan eksistensi pedagang pasar tradisional.
“Kita harapkan harga bisa disesuaikan agar tidak menimbulkan gejolak. Jika penjualan dilakukan di luar area pasar, meskipun harga jauh di bawah HET, itu tidak masalah karena tidak langsung mematikan ekonomi pedagang di dalam pasar,” tegasnya.
Menanggapi hal ini, Tondi kembali memberi sambutan positif. Ia bahkan menegaskan bahwa DKP3 akan mengeluarkan rekomendasi bagi mitra untuk mempermudah akses pendaftaran menjadi Rumah Pangan Kita (RPK) di Bulog. “Akses ke Bulog yang selama ini menjadi kendala kita jembatani melalui rekomendasi resmi dinas,” tutupnya.
Sinergi antara DKP3 Kota Medan dan Macan Asia Indonesia Mesan ini diharapkan tidak hanya sukses dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga mampu menjaga daya beli masyarakat Medan di tengah tantangan ekonomi tahun 2026. (lamru)

More Stories
Komitmen Kerja Profesional dan Berpihak ke Masyarakat, Fraksi Hanura-PKB DPRD Medan Setujui Perubahan Perda
Terima Delegasi Warga Medan Maimun, Paul MA Simanjuntak Agendakan RDP 26 Januari 2026
Walikota Medan Apresiasi Hasil Reses DPRD Medan, Dorong Penguatan Sinergitas untuk Pembangunan