PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

Tingkatkan Layanan Kesehatan di Medan, Perkimcikataru Renovasi 35 Puskesmas

PosRoha.com | Medan, Pemko Medan melalu Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan tunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Kota Medan. Maka seluruh bangunan Puskesmas akan direnovasi layaknya sebuah Rumah Sakit.

“Di tahun 2026 ini, sebanyak 23 unit Puskesmas dan 12 unit Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota Medan akan kita renovasi,” ujar Kadis Perkimcikataru Jhon Ester Lase kepada PosRoha.com, Kamis (8/1/2026).

Disampaikan Jhon Ester Lase, pembangunan Puskesmas merupakan peningkatan sarana dan prasarana demi memberikan layanan kesehatan yang bagus ke masyarakat. “Ini salah satu wujud program prioritas Walikota-Wakil Walikota Medan (Red_Rico Tri Putra Bayu Waas-Zakiyuddin Harahap) dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Medan,” terangnya.

Dijelaskan Jhon Lase, selain 23 unit Puskesmas yang akan direhab di Tahun 2026 ini, juga ikut 12 unit Pustu yang akan diperbaiki maka keseluruhan ada 35 unit. Sedangkan sisa 18 unit Puskesmas yang belum direhab dari 41 unit Puskesmas yang ada di Kota Medan akan dilanjutkan renovasi pada tahun 2027 begitu juga dengan Pustu.

“Seluruh bangunan Puskesmas dan Pustu akan direnovasi layaknya sebuah Rumah Sakit. Tentu sebuah terobosan memberikan layanan kesehatan yang prima di Medan, ” ulang Jhon Ester Lase didampingi Plh Kabid Perkim Syahrial.

Sedangkan untuk biaya renovasi bangunsn Puskesmas, terang Jhon Lase, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran di APBD Pemko Medan TA 2026 sekitar Rp 62 Miliar. “Kita berharap dukungan semua pihak agar program prioritas pak Walikota-Wakil Walikota Medan bidang kesehatan dapat terwujud,” imbuhnya.

Selain itu, masih menurut Jhon Ester Lase, terkait pelayanan untuk warga prasejahtera di Kota Medan, Dinas Perkimcikataru Kota Medan juga mengalokasikan anggaran di Tahun 2026 untuk bantuan rehab rumah bagi warga prasejahtera lewat program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebesar Rp 25 Miliar.

“Anggaran Rp 25 Miliar diperuntukkan rehab rumah sekitar 200 unit yakni Rp 120 juta per unit,” terangnya.

Begitu juga untuk program bantuan pembuatan Pipa salurah air bersih ke rumah warga dialokasikan sebesar Rp 17 Miliar. “Pembuatan pipa ini untuk sambungan pipa air bersih dari pipa induk Perumda Tirtanadi ke rumah warga. Kalau untuk sumur bor tahun ini kita tidak ada,’ tutupnya. (lamru)