PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

PSMS Medan Keok Dikandang Persekat Tegal Jateng

PosRoha.com | Medan, Meski tampil menekan pada pertandingan kemarin sore, PSMS Medan yang dijuluki Ayam Kinantan itu keok dan harus mengakui keunggulan Persekat Tegal dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam.

Pada pertandingann tensi tinggi itu PSMS banyak menciptakan sejumlah peluang emas, tetapi PSMS gagal memaksimalkan kesempatan menjadi gol.

Sementara tim Persekat tampil efektif dan disiplin. Sejak menit awal, PSMS tampil agresif. Beberapa peluang tercipta melalui skema serangan cepat dan bola mati, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.

Sebaliknya, Persekat menunjukkan efisiensi tinggi. Dari peluang yang mereka miliki, dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol, pertama oleh Atieda menit ke 26 dan gol kedua dicetak Arsyad Yusgiantoro menit ke 77.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto mengatakan, anyak peluang yang belum bisa kita manfaatkan untuk terjadinya gol, namun mereka sangat disiplin sehingga kita kesulitan, tapi kita tadi bisa dapat peluang tapi belum bisa terjadi gol sangat disayangkan.

Terkait gol pertama yang dianggap kontroversial, ia menyebut ada dorongan terhadap pemainnya. Namun dia mengakui bahwa Persekat Tegal tampil disiplin sehingga menyulitkan PSMS. “Gol pertama tadi ada sedikit dorongan kepada pemain kita, tapi itulah sepakbola. Perekat juga tampil disiplin,” ucapnya.

Eko tetap menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal, namun mengakui efektivitas dan kedisiplinan Persekat menjadi penentu dalam pertandingan tersebut.Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSMS untuk segera bangkit jelang laga tandang berikutnya kontra FC Bekasi City tanggal 28 Februari 2026.

Dengan kekalahan 2-0 PSMS kembali turun keranking 5 klasemen dengan Raihan 29 point dari 20 kali pertandingan, sementara Persekat Tegal masih tetap berada diurutan ke 9 dengan Raihan 22 point dari 20 kali pertandingan. (Pujianto).