PosRoha.com | Medan, Meski Wali Kota Medan, Rico Waas, telah resmi memberlakukan Perwal Nomor 9 Tahun 2026 per 25 Februari lalu, praktik pungutan liar di lapangan disinyalir masih marak. Temuan terbaru dilaporkan oleh DPC Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan yang mendapati oknum juru parkir (jukir) masih mengutip tarif lama di kawasan Medan Helvetia.
Senin (16/3/2026) malam, sebuah insiden di kawasan Jalan T. Amir Hamzah, Medan Helvetia, menjadi potret buram implementasi kebijakan tersebut. Ketua DPC Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan, Suwarno, S.E., M.M., memergoki oknum juru parkir (jukir) yang nekat mengutip tarif Rp5.000 untuk kendaraan roda empat. Padahal aturan terbaru telah menetapkannya menjadi Rp4.000.
Didampingi Sekretaris Zullifkar AB dan Bendahara Said Ilham Assegaf, Suwarno menyayangkan minimnya edukasi pengelola terhadap para jukir. Saat dikonfrontasi, oknum jukir tersebut justru berdalih bahwa aturan baru tidak berlaku di wilayah kerjanya sembari menyodorkan karcis stok lama.
”Ini bukan sekadar soal selisih seribu rupiah, tapi soal kepatuhan terhadap hukum dan marwah Pemko Medan di mata publik. Jika praktik ‘bebal’ ini dibiarkan, reputasi Wali Kota akan tercoreng oleh ketidaksiapan pengelola di lapangan,” tegas Suwarno dengan nada tajam.
Merespons laporan tersebut, tim Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan bergerak cepat melakukan peninjauan lokasi. Meski oknum jukir telah meninggalkan tempat, hasil pemeriksaan mengonfirmasi adanya kelalaian administratif jukir masih dibekali dengan karcis stok lama meskipun status bed parkirnya aktif.
MAI Medan mendorong Dishub untuk melakukan langkah dengan memasang papan informasi tarif secara masif di setiap titik strategis. Bahkan tak ragu memutus kontrak pengelola yang tidak mampu menertibkan jukirnya.
”Apresiasi kami sampaikan atas gerak cepat Dishub. Namun, evaluasi terhadap pihak pengelola parkir adalah harga mati. Kami meneruskan temuan ini murni sebagai upaya meningkatkan kepercayaan publik. Inilah kontribusi kecil Macan Asia agar jargon ‘Medan untuk Semua’ benar-benar dirasakan warga,” pungkas Suwarno. (rel)

More Stories
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Prima, Henry Jhon Minta Pengadaan Ambulance Segera Direalisasikan
Cerminan Wajah Medis di Puskesmas, Pemko Medan Segera Wujudkan Pelayanan Kesehatan Prima
Jamin Stabilitas Harga, Wali Kota Medan Apresiasi Kepatuhan HET Pedagang Pasar Petisah