PosRoha.com | Medan, Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri SE bersama Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sambut kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci-945 yang bersandar di perairan Dermaga Pelindo 104, Belawan, Minggu (5/4/2026). Kedatangan Kapal dalam rangka pelayaran persahabatan internasional, Asean Plus Cadet Sail (APCS).

Disampaikan Saipul Bahri yang juga merupakan purnawirawan TNI AL Korps Marinir, pihaknya sangat menyambut baik kehadiran Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci-945.
“Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci-945 merupakan sang penerus KRI Dewaruci, kehadiran kapal dan sejumlah kadet Angkatan Laut (AAL) bersama peserta ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) merupakan satu kebanggaan dan kehormatan bagi Kota Medan ,” katanya.

Menurut Saipul asal politisi Nasdem yang duduk di Komisi 1 DPRD Kota Medan itu, dengan kehadiran para kadet tersebut selain satu kebanggaan tentu dapat mengeliatkan perekonomian.
Dan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana menyebutkan, KRI Bima Suci sedang melaksanakan satu rangkaian kegiatan ASEAN Plus Kadetsil dan Kartika Jalakrida 2026.

KRI Bima Suci melaksanakan kegiatan pelayaran yang menjadi misi utamanya membawa kurang lebih 97 taruna Akademi Angkatan Laut dan 25 negara dari kadet-kadet yang saat ini dari ASEAN maupun non-ASEAN. Ada beberapa kadet dari Australia, Pakistan dan dari Rusia yang semua ikut tergabung dalam misi ini.
“Dalam misi ini, KRI Bima Suci melaksanakan kegiatan pelayaran untuk pelajaran bagi para kadet dan taruna selain membawa misi diplomasi maritim, sehingga melibatkan kadet-kadet dari mancanegara untuk ikut terlibat di sini,” ujar Dan Kodaeral I.

Dan Kodaeral I menambahkan, KRI Bima Suci ini akan melaksanakan pelayaran kurang lebih 124 hari selama kegiatan.
Pelayaran pertama mulai dari Surabaya ke Jakarta kemudian menuju Belawan. Dari Belawan langsung menuju Sri Lanka, kemudian ke Singapura, Vietnam, Shanghai, China lanjut Korea Selatan, Busan, setelah itu ke Rusia. Pelayaran selanjutnya turun ke Tanggasaki, Jepang, setelah itu ke Filipina hingga iSulawesi Utara, kemudian kembali ke Surabaya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas menyampaikan terpilihnya Belawan sebagai titik sandar bukan tanpa alasan, mengingat posisi strategisnya di jalur pelayaran internasional serta sebagai pintu gerbang utama maritim di wilayah Barat Indonesia.
Maka dari itu, Rico Waas berkomitmen mendukung penuh kelancaran acara yang akan berlangsung dari tanggal 5 – 8 April 2026.

“Ini akan menjadi ajang bagi kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, dan geliat UMKM Kota Medan ke mata dunia,” sebutnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dan Kodaeral I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana SIP MAP. Dan turut hadir 79 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) bersama 52 peserta ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara. (lamru)

More Stories
Zulham Efendi Minta Perhatian Serius Pemko Medan Soal Peningkatan Kesejahteraan Nelayan di Belawan
Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
Fraksi PDI P DPRD Minta Walikota Medan Segera Sikapi Keluhan Warga Distribusi Bansos Tidak Tepat Sasaran