PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

Soroti SPMB di Medan, Dame Duma Sari Hutagalung: “SKTM Hendaknya Skala Prioritas Masuk Sekolah Negeri”

PosRoha.com | Medan, Anggota DPRD Medan Dame Duma Sari Hutagalung ingatkan Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) harus hadir dan peka menyikapi masalah pendidikan terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Tahun 2026 ini. Banyak calon siswa dari keluarga kurang mampu terancam tidak masuk sekolah negeri terdekat dinilai masalah serius yang harus dicari solusi.

“Walikota Medan Rico Putra Bayu Waas harus peduli pendidikan. Pemerintah harus hadir membantu warganya masalah pendidikan,” ujar Dame Duma Sari Hutagalung (foto) kepada wartawan, Senin (15/6/2026) menyoroti SPMB di Kota Medan.

Dikatakan Dame Duma asal politisi Gerindra itu, Dianya banyak menerima keluhan orang tua dari keluarga kurang mampu, anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri.

Untuk itu, kata Dame Duma, Disdik Medan supaya peka terkait permasalahan itu. Artinya, jangan sampai ada orang tua yang stres ketika anaknya tidak bisa masuk sekolah negeri.

“Kita ketahui, ke sekolah swasta banyak biaya. Sementara orang tua tidak sanggup menanggung biaya. Maka itu, bila ada Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Lurah setempat kiranya menjadi pertimbangna prioritas masuk sekolah negeri,” terang Dame.

Dilanjutkan Dame, Dianya mengaku prihatin jika warga kurang mampu lantas menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. “Jika Pemko Medan memang siap membantu siswa miskin yang sekolah di swasta sangat kita dukung. Namun jika hal itu belum bisa terlaksana, maka bagi warga miskin supaya difasilitasi anaknya di sekolah negeri,” ungkap Dame Duma.

Pada kesempatan itu, Dame sangat berharap, proses penerimaan siswa baru supaya dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku tanpa adanya praktik diskriminasi maupun penyimpangan.

Seperti diketahui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Medan dibuka mulai 08 Juni 2026 sampai dengan 22 Juni 2026. (lamru)