PosRoha.com | Medan, Melalui program “Gempur Stunting”, Puskesmas Belawan berhasil menurunkan angka penderita stunting di Kawasan Medan Urara. Melalui program ini, rutin menghadirkan dokter specialis anak terjadwal guna memberi motivasi dan terus mendampingi perkembangan si anak.

Seperti yang dilaksanakan gebyar kemerdekaan tahun ini “gempur stunting” mewujudkan generasi sehat, kuat dan bebas stunting, di UPT Puskesmas Belawan, Selasa (11/8/2026).
Dalam kegiatan ini, pihak Puskesmas bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit Putri Hijau yang langsung menghadirkan dokter specialis anak Kapten Ckm dr Satrio Pratomo Sp A di acara kegiatan pemeriksaan dan intervensi medis spesialistik anak.

Menurut Plt Kepala Puskesmas Belawan drg Tina Arriani M Kes, kegiatan ini pendampingan balita stunting /gizi buruk/ gizi kurang merupakan kegiatan rutin setiap minggu yang dilakukan sejak Maret 2026 lalu. “Kita lakukan kerjasama dengan berbagai pihak Rumah Sakit menghadirkan dokter Spesialis anak setiap bulan. Dan kali ini dengan RS Putri Hijau,” ucapnya kepada PosRoha.com kemarin.
Dikatakan, pada Maret lalu, terdapat 22 orang penderita gizi buruk/gizi kurang /stunting di wilayah kerja UPT Puskesmas Belawan. Hal itu timbul berbagai penyakit penyerta anak seperti TBC, tumbuh kembang lambat bahkan ada yang disabilitas salah satunya karena tidak divaksin dan timbul penyakit lainnya juga karena pola asuh orang tua dan lingkungan rumah yang tidak sehat sebagai pencetus Stunting di Belawan.

Kemudian kata Tina, penyakit anak diidentifikasi satu persatu dilakukan pemeriksaan di puskesmas Belawan dan sebagian langsung dirujuk ke Rumah Sakit untuk mempermudah perawatan.
Ditambahkan, melalui hasil pemeriksaan doker anak dilakukan pola asuh yang rutin dan teratur. “Berbagai upaya kita lakukan memaksimalkan penanganan. Pemberian makanan tambahan, pelatihan posyandu. Sehingga terintegrasi melalui kerjasama dengan pihak Rumah Sakit dan pihak kecamatan dan lintas sektor.

Dilanjutkan, kehadiran dokter anak memotivasi para orang tua untuk memberikan pola makan sehat dan perawatan. “Kita tetap mendampingi perawatan anak yang sehat hingga pertumbuhan si anak normal,” imbuhnya.
Menurut Tina, melalui program gempur stunting, mendampingi perawatan si anak dan penyuluhan kesehatan. Telah terbukti dapat menurunkan angka stunting di wilayah Belawan.
Bukan hanya stunting kata Tina, juga memberikan pelayanan kesehatan CKG (cek kesehatan gratis) terintegrasi TBC dan penyakit lain hadir bagi masyarakat Belawan semua siklus hidup dari ibu hamil, usia nol sampai lanjut usia tetap ditingkatkan mengaktipkan posyandu siklus hidup ada 39 posyandu hadir di wilayah kerja puskesmas Belawan serta CKG terintegrasi rutin terjadwal hadir di Imigrasi, Kejaksaan, Pelindo dan Kecamatan.

Puskesmas hadir sebagai respon cepat dan tepat sasaran menangani permasalahan kesehatan warga merupakan visi misi Bapak walikota dan wakil walikota Medan Bapak Rico Tri Putra Banyu Waas dan Zakiyuddin Harahap Medan untuk semua semua untuk Medan.
“Kita tetap berupaya dan butuh masukan dari siapa pun guna memaksimalkan pelayanan kesehatan,” sebut Tina Arriani.
Sementara itu, Kepala Rumkit Putri Dr Ridwan Dwi Saputro SpB Subsp.Onk ( K ) melalui Kapten Ckm dr Satrio Pratomo Sp A menyampaikan sangat mendukung kegiatan demi menjaga kesehatan anak sejak dini menciptakan generasi penerus berkwalitas
“Dimasa pertumbuhan anak pentingnya pemberian susu dan makanan tambahan. Pihak Puskesmas hendaknya dapat memastikan setiap anak mengkomsumse vitamin dan vaksin yang cukup,” ujar Satrio Pratomo. (lamru)

More Stories
Wakil Wali Kota Medan Terima Audiensi Sultan Deli, Bahas Kenduri Hingga Revitalisasi Istana Maimun
Lantik Erfin Fahrurrazi sebagai Penjabat Sekda Pemko Medan, Rico Waas Minta Percepat Kinerja OPD Sesuai Ketentuan
Penerimaan PBB Medan Meningkat Signifikan, Tegaskan Tren Penerimaan PBB Terus Menguat