PosRoha.com | Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan pemuda harus mampu berpikir kritis serta menghadirkan solusi pembangunan dengan melihat persoalan masyarakat secara luas, bukan hanya terpaku pada satu titik masalah.
Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Badan Pengurus Cabang GMKI Medan di kantor wali kota, Jumat (13/2/2026).
Ia menegaskan regenerasi dan pematangan kerja menjadi faktor terpenting dalam organisasi kepemudaan. Menurutnya, pembangunan organisasi dan penguatan nilai keimanan harus berjalan seiring dengan peran pemuda sebagai motor perubahan.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan keluarga terhadap aktivitas organisasi karena dinilai berpengaruh positif bagi perkembangan pribadi maupun kelembagaan.
“Pemuda harus mampu mendorong diri dan mengajak generasi lain berbuat baik, bermanfaat bagi keluarga, serta membanggakan,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong organisasi kepemudaan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Perubahan besar, dapat dimulai dari lingkup terkecil,” ujarnya.
Dalam konteks kebangsaan, Rico Waas menilai pemuda perlu berani menyuarakan ketidakadilan, termasuk dalam kehidupan beragama, dengan tetap mengedepankan kejernihan berpikir dan sikap tenang.
“Organisasi harus melahirkan pemimpin, bukan sekadar bos. Pemimpin menciptakan pemimpin baru, memberi inspirasi dan kesempatan. Jika organisasi sehat, kontribusinya bagi bangsa akan semakin besar,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPC GMKI Medan Wendy Sembiring menyampaikan pihaknya akan menggelar konferensi GMKI Medan pada 14 Februari di PKM GMKI Medan dan berharap wali kota dapat hadir membuka kegiatan tersebut. (lamru)

More Stories
Rico Waas Hadiri Paripurna APBD Medan 2027, DPRD Tekankan Anggaran Harus Kembali ke Rakyat
Abaikan Sejumlah Izin, Komisi 4 DPRD Medan Minta Pemko Beri Sanksi Tegas Manajemen GMP di Jl Putri Hijau
Fraksi Nasdem DPRD Medan Kritisi R APBD 2027, Ingatkan Pemko Medan Konsisten dan Skala Prioritas