PosRoha.com | Medan, Dinas Kesehatan Kota Medan respon cepat keluhan masyarakat Medan Helvetia soal dipersulitnya peserta BPJS selaku Pasien Rujuk Balik (PRB) di Puskesmas Medan Helvetia untuk mendapatkan obat setiap bulannya.
Dimana pasien PRB selaku penderita penyakit kronis harus mengambil obat ke salah satu Apotik yang ditentukan BPJS Kesehatan. Pada hal apotik yang dimaksud cukup jauh dari Puskesmas dan tentu pasien mengeluarkan biaya lebih besar dari harga obat yang diterima.
Kejadian itu terjadi baru baru ini dikeluhkan warga pasien PRB, Ana Purba warga Jl Bunga Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia. Ana mengaku kejadian dialaminya di Puskesmas Medan Helvetia.
Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan Kota Medan melalui Kepala UPT Puskesmas Medan Helvetia dr Indra (foto) kepada wartawan, Rabu (15/4/2026) menyampaikan, pengambilan obat PRB di salah satu Apotik merupakan penunjukan BPJS Kesehatan.
“Bukan kami yang nentukan, tapi BPJS lah yang menunjuk Apotik sebagai mitra mereka,” sebut Indra.
Itu pun lanjut dr Indra yang pernah sebagai dokter Teladan di Medan itu,, pihaknya sudah memperbaiki sitem tersebut. Dimana, jenis obat yang diperlukan dikirim ke Apotik secara online. Lalu kurir lah yang mengantar obat ke Puskesmas. Jadi pasien cukup mengambil obat di Puskesmas,” terang Indra.
Cuman kata Indra, setelah mendaftar di Puskesmas sebagai peserta PRB lalu dikirim secara online kebutuhan obat yang dibutuhkan. Maka sekitar 2 hari kemudian baru mendapat obat menunggu kiriman dari Apotik yang diantar kurir.
“Maka itu sudah kami sarankan kepada pasein PRB agar datang dan mendaftar ke Puskesmas sekitar 3 hari sebelum obat habis guna menghindari kekosongan obat setiap bulannya,” terang Indra.
Dilanjutkan Indra, pihaknya akan menyurati pihak BPJS Kesehatan Medan untuk menambah jumlah Apotik selaku mitra penyedia obat bagi PRB. “Kita harapkan, Apotik senagai mitra penyedia obat PRB ada di dekat setiap Puskesmas yang ada di Medan,” imbuhnya. (lamru)

More Stories
Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul MA Simanjuntak Minta Pemilik Pabrik Kecap di Medan Timur Koperatif Ikuti Aturan
DR Dra Lily MBA MH Dorong Bapenda Kota Medan Lakukan Inovasi Tingkatkan PAD
Anggota DPRD Medan, Modesta Marpaung SKM Gelar Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wasbang