PosRoha.com | Medan, Ratusan warga, tampak antusias mengikuti acara kegiatan penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dilakukan Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom.
Dalam sosialisasi, Reza menyampaikan 7 peristiwa penting sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
Acara yang berlangsung di Jl Kapten Sumarsono, Lingkungan IX, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (20/6/2026) itu tampak serius santai. Saat itu Reza menyampaikan sejarah beberapa peristiwa sebelum kemerdekaan yaitu terjadinya pengeboman Hirosima dan Nagasaki, kekalahan Jepang dari Sekutu dan peristiwa Rengasdengklok.
Ditambahkan Reza lagi, kekosongan kekuasaan itu memicu perbedaan pendapat, yang berujung pada perumusan naskah dirumah Laksamana Maeda sebelum akhirnya dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur No 56.
Selanjutnya Reza maparkan sejarah sekutu menjatuhkan bom atom di Kota Hirosima, Jepang. Peristiwa itu meluluhlantakkan kota tersebut dan memaksa Jepang untuk memikirlan jalan keluar dari perang Pasifik.
Kemudian, peristiwa penting itu tentang pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) 7 Agustus 1945. PPKI atau.Dokuritsu Junbi linkai dibentuk sebagai pengganti BPIPKI untuk mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia.
Dan pada 9 Agustus 1945 terjadi pengeboman Atom Nagasaki. Kejadian itu berdampak kerusakan dahsyat membuat Jepang semakin terdesak dan akhirnya menyatakan menyerah tanpa syarat kepada sekutu beberap hari kemudian.
Sedangkan pada 12 Agustus 1945 adanya kabar gembira tentang kemerdekaan dari Marsekal Terauchi saat bertemu dengan Soekarno , M Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat di Dalat , Vietnam. Ia resmi menyampaikan keptusan Jepang memberikan kemerdekaan kepada Imdonesia dan mengatakan segera dilakukan melalui PPKI.
Masih dalam pemaparannya Reza Lubis asal politisi Golkar itu mengatakan adanya pengumuman Jepang menyerah kepada Indonesia tanpa syarat pada 14 Agustus 2026. Kemerdekaan itu disampaikan Presiden Amerika Serikat Harry S Truman dan Kaisar Hirohito. Peristiwa bersejarah itu secara resmi mengakhiri perang Dunia II. Dan pada saat itu dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Namun kata Reza, untuk mencapai kemerdakaan itu bukanlah mulus. Pada tanggal 15 Agustus 1945, golong muda berencana untuk menculik Soekarno dan M Hatta yang dikenal peristiwa Rengasdengklok. Penculikan dikarenakan Soekarno menolak desakan untuk memproklamasikan kemerdekaan saecara sepihak.
Masih dalam paparaan Reza yang juga Ketua Komisi I DPRD Medan itu, pada tanggal 16 Agustus 2026 dilakukan penyusunan teks proklamasi di kediaman Laksamana Tadashi Maeda. Naskah dirumuskan Ir Soekarno, Moh Hatta dan Ahmad Soebarjho
Naskah kemudian diketik rapi oleh Sayuti Melik.
Lanjut Reza, dan sampailah pada puncaknya acara bersejarah pada 17 Agustus 1945, Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Ir Soekarno dimapingi Drs Moh Hatta bertempat diserambi depan kediamanan Soekarno di Jl Pegangsaan Timur No 56.
Pada kesempatan itu Reza Pahlevi Lubis mengajak peserta mengingat kembali peristiwa bersejarah untuk lebih mencintai sejarah kemerdekaan RI.(lamru)

More Stories
Anggota DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom, Ajak Generasi Z Maknai Nilai Luhur Pancasila Pemersatu Bangsa
Anggota DPRD Medan, Paul MA Simanjuntak SH Ajak Semua Kalangan Tanamkan Pemahaman Pancasila Sejak Dini
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen SKM, Tanamkan Nilai Pancasila Guna Mewujudkan Generasi Emas 2045