PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

Reza Pahlevi Lubis Ajak Masyarakat Wajib Patuhi UUD 1945 Landasan Hukum dan Kostitusi

PosRoha.com | Medan, Ketua Komsi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom selenggarakan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bagi ratusan masyarakat Kecamatan Medan Helvetia. Reza menyampaikan agar masyarakat wajib memahami dan mengamalkan Ideologi Pancasila dan UUD 1945 sebagai lansasan hukum dan konstitusi.

Hal itu disampaikan Reza Pahlevi Lubis saat menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) sesi ke I di daerah pemilihan (Dapil) I di Jl Kapten Sumarsono, Lingkungan IX, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (9/8/2026) pagi.

Disampaikan Reza, masyarakat hendaknya mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam paparannya, Reza juga menyampaikan sejarah UUD 1945 yang berawal dari perumusan oleh BPUPKI penetapan piagam Jakarta hingga pengesahan resmi oleh PPKI pada 18 Agustus 1945.

Disebutkan, pengertian UUD sebagai sebuah negara Indonesia pastinya memiliki acuan dasar mengenai peraturan negara dan sebagai sebuah landasan hukum yang mengatur setiap aktivitas warga negaranya. Agar setiap warga negara mematuhi hukum yang berlaku dibentuklah sebuah Undang-Undang Dasar yang dibuat pertama kali pada tahun 1945 dan hingga kini telah mengalami beberapa amandemen dalam struktur isinya.

Kemudian, Undang-Undang Dasar selanjutnya disebut dengan UUD adalah sumber hukum tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk itu sebaiknya kita sebagai warga negara yang baik juga menaati dan mengikuti setiap peraturan yang berlaku berdasar sumber hukum UUD tersebut sebagai wujud mencintai negara dengan mematuhi hukumnya yang berlaku.

Perumusan oleh BPUPKI (29 MEI – 17 JULI 1945). Sidang Pertama (29 Mei – 1 Juni 1945): Membahas dasar negara Pancasila yang digagas oleh Ir. Soekarno. Panitia Sembilan (22 Juni 1945). Menghasilkan dokumen Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Pembukaan UUD 1945. Sidang Kedua (10 – 17 Juli 1945), Mulai menyusun Batang Tubuh dan bentuk negara.

Pengesahan dan pemberlakuan (18 Agustus 1945). Penetapan PPKI (18 Agustus 1945): Sehari setelah proklamasi, PPKI mengesahkan UUD 1945. Perubahan Sila Pertama, Tujuh kata dalam Piagam Jakarta diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” demi persatuan.

Sebelum Reza memberikan paparan, seluruh peserta hadirin terlebih dahulu menyaksikan cuplikan vidio singkat lahir nya UUD.

Dan kemudian Reza memberikan kuis kepada peserta terkait pemahaman UUD 1945 dan menguatkan pemahaman penjelasan sebelumnya. Dengan begitu sekakigus memberikan motivasi masyarakat memahami UUD dan Ideologi Pancasila. (lamru)