PosRoha.com | Medan, Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH sampaikan materi pemahaman ideologi Pancasila kepada masyarakat. Paul berpesan pentingnya pengamalan Pancasila untuk tetap menjaga toleransi saling menghargai kepercayaan dan agama satu sama lain.
Hal itu disampaikan Paul Simanjuntak SH ketika melaksanakan penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada Ssptember TA 2026 di Jl Sei Kera 165, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, Minggu (27/9/2026).

Menurut Paul, perbedaan agama dan kepercayaan harus tetap dijaga dengan memaknai ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan nilai yang terkandung di dalamnya. Begitu juga dengan perbedaan suku, adat dan budaya dijadikan kekayaan bangsa dan alat pemersatu (Bhinneka Tunggal Ika) bukan sebagai pemecah.
“Kita memiliki Pancasila sebaga dasar negara dan burung Garuda sebagai lambang negara. Kita sebagai warga negara Indonesia, hendaknya memaknai nilai nilai Pancaaila yang terkandung di dalamnya,” ucapnya.
Dikatakan Paul, selain Pancasila, yang menjamin kebebasan memeluk agama juga dalam UUD 1945 mengatur kebebasan beragama. Seperti di Pasal 28E ayat (1) dan (2). Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya. Dan di Pasal 29 ayat (2): Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing.
“Bahkan, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu dalam perbedaan,” sebutnya.
Dilanjutkan Paul, selaku warga negara Indonesia wajib mengamalkan Pancasila dengan 5 silanya dalam kehidupan sehari hari.
Seperti pada Sila 1, Ketuhanan Yang Maha Esa memaknai percaya kepada sang pencipta. Beribadah sesuai agama dan toleransi antar umat beragama. Pada Sila 2, Kemanusiaan yang beradab yang artinya Suka menolong, tidak membeda-bedakan suku/agama serta menghormati HAM.
Sedangkan pada Sila 3 yakni Persatuan Indonesia dimaknai dengan cinta tanah air, rela berkorban, bangga jadi WNI serta tetap menjaga persatuan. Dan pada
Sila 4 yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dan oerwakilan bagi seluruh rakyat Indonesia dimaknai,
Musyawarah untuk mufakat, menghormati pendapat orang lain dan tidak memaksakan kehendak.
Bahkan pada Sila 5 yakni Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang artinya, Adil, kerja keras, tidak boros, menghormati hak orang lain dan gotong royong. “Jadi Pancasila bukan hanya diucapkan dan bukan hanya di hafal tetapi wajib dipahami dan diimplementasikan,” sebut Paul Simanjuntak.
Maka itu, kepada masyarakat diimbau supaya mengetahui dan memahami Pancasila serta mengamalkan sejak dini. “Terkhusus kepada generasi muda jangan sampai krisis moral karena tidak mengetahui dan memaknai Pancasila,” kata Paul Simanjuntak yang juga bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan asal dapil III Kota Medan itu. (lamru)

More Stories
Reza Pahlevi Lubis Ajak Masyarakat Perkuat Pengamalan Ideologi Pancasila, Tolak Ajaran PKI
DR Lily MBA: “Junjung Tinggi HAM dan Berazaskan Pancasila”
El Barino Shah SH Pesankan Ingat Budaya dan Pancasila Imbangi Perkembangan Zaman