PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

Terkait Penjebolan Tembok dan Bansos, Warga Martubung Kembali Surati Walikota Medan

PosRoha.com | Medan, Warga lingkungan IX Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan kembali surati Walikota Medan terkait penjebolan tembok oleh Kepling. Warga mengaku kecewa karena Lurah dan Camat tidak menindaklanjuti pengaduan warga untuk menutup tembok.

Dalam isi surat ke Walikota Medan tertanggal 6 Mei 2026, yang foto copynya diterima wartawan, Jumat (15/5/2026) warga mengaku sangat kecewa kepada Kepling, Lurah dan pihak Kecamatan. Dimana keputusan pertemuan di Kelurahan pada 8 April telah disepakati akan dilakukan penutupan tembok. Namun hingga saat ini tidak ada realisasinya.

Seiring dengan itu pula, maka warga lingkungan IX, Kimplek PT SAN menyurati kembali Walikota minta agar Kepling IX dan VIII supaya ditindak tegas.

Masih dalam isi surat yang ditanda tangani puluhan warga diantaranya Budi Nusa dan Hasrinal, kekecewaan mereka saat pertemuan 8 April 2026 lalu di kantor Lurah Besar Martubung akan ditutup tembok dikembalikan seperti semula. Ternyata hasil kesepakatan itu tidak dijalankan.

Adapun alasan warga keberatan dengan penjebolan tembok dikarenakan menjadi akses umum dan berdampak rawan maling dan rawan banjir menggangu kamtibmas. Warga mengaku sangat resah dengan tindakan Kepling IX dan VIII.

Kekecewaan warga bukan hanya penjebolan tembok, tetapi tindakan Kepling dituding sering menciptakan keresahan ditengah masyarakat karena selalu menyalurkan bantuan dengan pilih kasih. Parahnya, warga Lansia tidak pernah mendapat bantuan. (lamru)