PosRoha.com | Medan, UPT Puskesmas Belawan komit perangi stunting di wilayah Medan Utara. Melalui program layanan unggulan ramah anak berbagai inovasi cegah stunting terus dilakukan guna menyelamatkan anak agar tumbuh sehat dan cerdas.
Seiring dengan itu pula, Plt Kepala Puskesmas Belawan drg Tina Arriani M Kes, Ph.D menginisiasi program inovasi “Gempur stunting” yang akan digelar, Sabtu 16 Mei 2026.
Menurut Tina Arriani kepada wartawan, Kamis (14/5/2026), di acara “Gempur Stunting” , pihaknya menghadirkan dokter anak Dr. Dwi Sarah Maulidia, Sp.A (dr.RS.PHC Medan) untuk periksa Balita Gizi Buruk.
Disampaikan Tina, Puskesmas Belawan saat ini memiliki layanan unggulan ramah anak yakni gempur stunting dan TBC. Dalam layanan unggulan itu, pihak Puskesmas mendampingi pasien balita stunting dan gizi buruk ke Rumah Sakit. Melakukan screning TBC balita buruk dan stunting beserta keluarga.
Selanjutnya, melakukan pemeriksaan balita gizi buruk dan stunting oleh dokter Anak di puskesmas Belawan. Pemberian PMT kerjasama dengan PT sinar Mas. Memberikan pelatihan kader posyandu kerjasama dengan GNI Gugah Kader Indonesia dan pemanfaatan makanan lokal belawan ikan dan udang sebagai PMT balita. Kemudian melakukan home visit Balita stunting dan gizi buruk.
Ditambahkan, sebelumnya pihak Puskesmas Belawan sudah melakukan kerjasama dengan dr anak di RS Bachtiar Djafar. “Kerjasama itu membawa anak penderita stunting kita bawa ke sana untuk kontrol kesehatan rutin dengan menggunakan mobil Puskesmas keliling ,” sebutnya.
Ditambahkan Tina, Puskesmas Belawan sudah memiliki SK dari Dinkes sebagai Puskesmas ramah anak, taman bermain anak ada dalam gedung.
Diketahui, anak Bebas Stunting yakni, anak tidak kekurangan gizi kronis, jadi tinggi badannya sesuai umur. Diukur pakai posyandu tiap bulan. Kalau stunting, anak jadi pendek dan gampang sakit.
Sedangkan anak yang Tumbuh Sehat yakni Berat badan naik tiap bulan, Gak gampang diare, ISPA, demam, Imunisasi lengkap, Makan makanan bergizi 4 sehat 5 sempurna. Dan Tumbuh Cerdas yakni otaknya berkembang bagus karena gizi cukup + stimulasi dari orang tua. Bisa fokus belajar, ngomong lancar, aktif main. (lamru)

More Stories
Soroti SPMB di Medan, Dame Duma Sari Hutagalung: “SKTM Hendaknya Skala Prioritas Masuk Sekolah Negeri”
Saat Sosper No 7/2024, Modesta Marpaung SKM S Keb Sahuti dan Beri Solusi Terkait Aspirasi Warga
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Medan : “Data yang Terkumpul Dijadikan Dasar Kebijakan Pemerintah”