PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

Anggota DPRD Medan, Modesta Marpaung : “Jadikan Ideologi Pancasila Sebagai Landasan Hidup”

PosRoha.com | Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb laksanakan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Modesta berpesan agar seluruh masyarakat
menjadikan Ideologi Pancasila sebagai landasan hidup sehari hari.

“Jadikan Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa untuk merawat keberagaman suku, agama dan budaya,” ujar Modesta.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Modesta Marpaung SKM S Keb saat pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di daerah pemilihan (Dapil) III di Jl Perjuangan, lingkungan 10, Kelurahan Sei Kera Hilir 1, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (9/8/2026).

Dikatakan Modesta asal politisi Golkar itu, Ideologi Pancasila merupakan kumpulan nilai, gagasan, dan cita-cita dasar yang bersumber dari lima sila Pancasila.

“Ideologi Pancasila supaya dipakai sebagai panduan hidup, arah berpikir, dan landasan tujuan bagi bangsa dan negara Indonesia dalam menjalankan kehidupan sosial, politik, dan bernegara,” ungkapnya.

Selain itu sambung Modesta, Ideologi Pancasila menjadi dasar negara dan sumber dari segala hukum yang berlaku di Indonesia. “Pancasila kiranya tetap menjadi pandangan hidup atau pedoman bertingkah laku sehari-hari,” harapnya.

Dkatakan Modesta, Ideologi Pancasila hendaknya menjadi bimbingan dan tujuan untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur, dan religius.

Dimana dalam Ideologi Pancasila, nilai dasarnya tetap, tetapi cara penerapannya bisa menyesuaikan zaman secara dinamis. “Pancasila berakar dari budaya dan nilai luhur masyarakat Indonesia asli, bukan meniru ideologi luar. Mengakui keberadaan Tuhan dan nilai keagamaan, berbeda dengan paham sekuler atau komunis,” ucapnya.

Dalam kandungan Pancasila juga mengutamakan musyawarah untuk mufakat serta menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. “Ideologi Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Sebagai jati diri dan identitas bangsa warnanya tidak boleh dibiarkan pudar. Semangat penerapannya dari masa kemasa,” sebutnya. (lamru)