PosRoha

Edukasi, Membangun Kebersamaan

Di Hadapan Jemaat HKBP, Anggota DPRD Medan Agus Setiawan Ajak Warga Medan Amplas Jaga Persatuan dan Jauhi Diskriminasi

PosRoha.com | Medan, Anggota DPRD Kota Medan Agus Setiawan, SS, MH mengajak masyarakat Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas untuk memperkuat rasa persatuan dan menjauhkan sikap diskriminasi karena perbedaan suku, agama dan antar golongan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kota Medan yang dikenal multi etnis, multi agama dan multi budaya hendaknya dapat memberi contoh sebagai miniaturnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ajakan dan pandangan kebangsaan itu disampaikan Agus Setiawan saat melaksanakan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) TA 2026 dengan tema “Pancasila Sebagai Sumber Nilai, Moral dan Etika Publik”, di Jalan Garu III, Halaman Gereja HKBP, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (24/10/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu diawali dengan Salam Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama warga yang hadir dari berbagai latar belakang.

Dalam pemaparannya, politisi yang dikenal humanis itu menegaskan bahwa lokasi kegiatan di halaman Gereja HKBP menjadi bukti nyata bahwa Pancasila masih hidup dan toleransi di Medan masih terjaga dengan baik.

“Di sinilah indahnya Medan. Kita semua duduk bersama di halaman gereja, tidak melihat suku dan agama. Inilah wujud nyata Sila Ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya slogan, tapi harus kita praktikkan,” ujar Agus.

Agus menambahkan, di tengah derasnya arus informasi dan provokasi di media sosial yang kerap memecah belah, masyarakat harus kembali kepada nilai moral Pancasila.

“Jangan mudah terprovokasi isu SARA. Kalau ada berita yang mengadu domba, saring dulu sebelum sharing. Jaga tetangga kita, jaga lingkungan kita. Medan ini rumah kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus mengaitkan tema Wasbang dengan tugasnya sebagai anggota DPRD:

Dimana Nilai Moral Publik (Sila 2 dan 4), Pejabat dan wakil rakyat harus beretika, adil dan beradab dalam membuat kebijakan, tidak diskriminatif.

Kemudian Keadilan Sosial (Sila 5), APBD Kota Medan harus dirasakan semua golongan, termasuk pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial di kawasan Medan Amplas.

“Selama kita berpegang pada Pancasila, tidak ada ruang untuk diskriminasi. Semua warga Medan punya hak yang sama untuk sejahtera. Itulah yang kami perjuangkan di DPRD,” pungkas Agus Setiawan.

Warga yang hadir tampak antusias dan berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kota Medan. (lamru)